Guci merupakan salah satu tujuan wisata utama di daerah Tegal dan sekitarnya. Keindahan panorama, pemandian air panas, hawa sejuk, dan suasna pedesaan merupakan daya tarik Guci yang bisa memikat ribuan pengunjung tiap tahunnya. Bahkan disaat libur Idulfitri, biasanya antrian jalan menuju/dari Guci hampir menyerupai jalan menuju ke Puncak pas long weekend.
Membludaknya kunjungan wisata ke Guci berimbas juga dengan membludaknya pendapatan asli dareah (PAD) kabupaten Tegal, karena Guci merupakan penyumbang PAD terbesar dari sektor wisata. Dampak positif dibidang ekonomi juga dirasakan oleh sebagain penduduk disekitar obyek wisata tersebut, tapi kebanyakan mereka bukanlah orang yang paling diuntungkan dengan ramainya Guci. Masyarakat sekitar biasanya hanya jadi pedagang kecil (sayur, maniasan, cindramata,makanan dll), ada yang jadi pegawai di villa, jadi tukang parkir, penyewaan kuda dan pekerjaan berpenghasilan kecil lainnya. Sedangkan yang paling banyak diuntungkan dari OW ini kebanyakan bukan orang asli daerah situ, orang berduit yang mau berinvestasi, seperti pemilik villa, hotel, kolam renang, tempat karaoke dll. Hanya sedikit sekali penduduk sekitar yang rumahnya dijadikan villa kecil-kecilan untuk disewakan, bahkan sebagian penduduk lain harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan sedikit uang, seperti anak-anak ini. Beginilah gambaran sisi lain dari Guci, salah satu penyumbang PAD terbesar dibidang wisata tapi belum semua penduduk sekitar menikmati manisnya indahnya Guci.
Sumber : http://traju.wordpress.com/2008/02/04/sisi-lain-guci/


0 comments:
Posting Komentar